Senin, 01 November 2021

Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan.


Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Pertemuan ke-13 Gelombang 21 & 22
Senin, 1 November 2021
Narasumber                        : Susanto, S.Pd.
Moderator                           : Rosminiyati

Selamat malam, salam Blogger Indonesia.
Malam ini udara cukup sejuk usai turun hujan membasahi hari yang sempat panas, angin yang berhembus terkadang menggoda kita untuk merapatkan kelopak mata kita menuntun kita ke peraduan merebahkan diri dari kepenatan diawal hari dibulan November.      
Kita kembali belajar dan menepis rasa kantuk untuk menuju kesuksesan menjadi penulis dan menerbitkan buku solo.
Malam ini Narasumber kita ayah Anto saya panggil demikian saja. 

BIODATA SINGKAT 

Nama lengkap : Susanto Nama Komunitas : Pak D Tempat, tanggal lahir : Gombong Kebumen, 29 Juni 1971 Jenis kelamin : Laki-Laki Pekerjaan : Guru Kelas SDN Mardiharjo, Kab. Musi Rawas, Prov. Sumatera Selatan Pendidikan : S1 Pend. Bhs. Indonesia, S1 Pend. Guru SD Alamat lengkap : Jalan Pesantren Dusun 2 Desa D. Tegalrejo, Kec. Tugumulyo, Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan 
Nomor HP/WA : 081373353014 
Alamat blog pribadi : www.blogsusanto.com 
Akun media sosial : a. Facebook: https://www.facebook.com/Susantomusirawas/ b. Twitter: @antok_eni c. Instagram: @susanto_eni 
Belum memiliki Buku Solo, kecuali: (2020) https://blogsusanto.com/sedikit-demi-sedikit-lama-lama-menjadi-buku/ Belajar Menulis di Buku Antologi 1. Ukir Prestasi dan Tebar Inspirasi (2020) 2. Senandung Guru I bersama Ibu Rita Wati & Bu Kanjeng Sri Sugiastuti (2020) 3. Jejak Digital Motivator Andal bersama Bu Kanjeng Sri Sugiastuti (2020) 4. Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger bersama Bu Noralia Puspa Yunita, dkk. (2021) Praktik Menjadi Editor 1. Kunci Sukses Menjadi Moderator Online (Aam Nurhasanah), Desember 2020. 2. Patidusa Pujangga Wiyata, Antologi Puisi Nusantara Bergema (Aam Nurhanasa, dkk), Januari 2021. 3. Bait-bait Kerinduan, Antologi Puisi Ungkapan Rasa Rindu (Rofiana, S.Pd., dkk), Maret 2021, Januari 2021. 4. Haru Biru Perjalananku, Catatan Perjalanan Tugas Kepala Sekolah Daerah Terpencil dan Satu Atap (“Ambu” Tini Sumartini), Maret 2021. 5. Merajut Goresan Tinta Berbuah Karya (Herni Sunarya Banah, S.Pd.), Maret 2021. 6. Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger (Bersama Bu Noralia Puspa Yunita dkk), Juli 2021. 7. Purwakarya Literasi, Antologi Grup 18 (2021) 
Komunitas Menulis 
1. Lagerunal (Cakrawala Blogger Guru Nasional) https://lagerunal.blogspot.com/ https://chat.whatsapp.com/BYZmwXHWnnD4Mq5i3xHG8r 
2. AISEI Writing Club Daftar jadi member: https://www.aisei.id/subscription-plan/ 
3. Rumah Virus Literasi 
4. Beberapa Grup Menulis besutan Omya Wijaya Kusuma

 Alumnus BMMWABO&PGRI G-15

Belajar Menulis melalui WA Bersama Omjay & PGRI Gelombang 15

Pada saat itu (Belajar di G-15) seingat saya belum ada materi Proofreading

Setelah membaca, menyimak, dan/atau menyaksikan video tentang proofreading dan Pediman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, peserta KulWa dapat:
1. Menjelaskan pengertian proofreading
2. Menjelaskan hal-hal yang menjadi objek proofreading 
3. Melakukan proofreading menggunakan KBBI dan PUEBI Daring sebagai alatnya.

Apa itu Proofreading ?

Proofreading atau kadang disebut dengan uji-baca adalah membaca ulang sebuah tulisan, tujuannya adalah untuk memeriksa apakah terdapat kesalahan dalam teks tersebut. Kesalahan yang dimaksud adalah : Penggunaan tanda baca ; ejaan ; konsistensi dalam penggunaan nama atau istilah hingga pemenggalan kata, tidak hanya itu, juga logika sebuah tulisan apakah sudah masuk diakal atau belum.

Proofreader ( sebutan orang yang bekerja sebagai proofreading ), bertugas bukan hanya yang disebutkan diatas, melainkan juga dapat mengenali :
  • Apakah sebuah kalimat efektif atau tidak.
  • Susunannya sudah tepat atau belum
  • Substansi sebuah tulisan dapat dipahami oleh pembaca atau tidak
Mengapa harus melakukan Proofreading ?
Proofreading merupakan aktivitas memeriksa kesalahan dalam teks dengan cermat sebelum dipublikasikan/dibagikan. Dengan kata lain kita melakukan Proofreading setelah tulisan diselesaikan.
Lakukan proofreading HANYA DAN HANYA JIKA tulisan sudah selesai, naskah buku sudah selesai.
Para Guru Menulis, selalu menasehati " Tulis saja, jangan pedulikan teknis, salah ngga papa mumpung ide  masih mengalir. Jika sudah selesai, barulah kita lakukan editing ". 
Lakukan proofreading setelah naskah diendapkan beberapa "saat " ( "saat" hitungan jam/hari ) agar dapat objectif. Jika proofreading dilakukan oleh penulis setelah diendapkan, maka ketika melakukannya ia bertindak sebagai Calon Pembaca ( Capem).

Berikut langkah-langkahnya.
  • Langkah Pertama
Merevisi draf awal teks, seringkali membuat perubahan signifikan pada konten dan memindahkan, menambahkan atau menghapus seluruh bagian.
  • Langkah Kedua
Merevisi penggunaan bahasa: kata, frasa dan kalimat serta susunan paragraf untuk meningkatkan aliran teks.
  • Langkah Ketiga
Memoles kalimat untuk memastikan tata bahasa yang benar, sintaks yang jelas, dan konsistensi gaya. Memperbaiki kalimat kalimat yang ambigu.
  • Yang keempat
1.  Cek ejaan. Ejaan ini merujuk ke KBBI & PUEBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit
2.  Pemenggalan kata-kata yang merujuk ke KBBI
3.  Konsistensi nama dan ketentuannya
4.  Perhatikan judul bab dan penomorannya
Berlaku untuk semua naskah. Termasuk tulisan di BLOG.

Cara mudah melakukan proofreading terutama pada ejaan.
  • Setelah tulisan di blog selesai, buka jendela draft, dan buka juga jendela pratinjau.
  • Baca tulisan pada jendela pratinjau
  • Jika ada kesalahan penulisa, blok kata yang salah lalu di copy
  • Setelah itu buka jendela draft, tekan tombol CTRL + F
  • Tempelkan salinan tadi di kolom pencarian CTRL + V
  • Akan muncul highlight tulisan, kita lakukan perbaikan, setelah itu klik tombol simpan atau CTRL + S
  • Buka jendela pratinjau, kemudian refresh atau tekan tombol F5
Demikianlah sedikit resume yang berhasil saya rangkum, untuk sesi tanya jawab tidak saya resume, karena saya hanya ingin menyampaikan resume untuk kita dapat mempelajarinya, jika ada dari resume saya yang mau ditanyakan, silahkan langsung kunjungi wa, IG atau FB beliau miliki.

Akhir kata sama seperti kita lakukan kepada peserta didik ketika mereka mengerjakan ulangan, selalu kita ingatkan untuk periksa kembali jawaban yang kita buat, apalagi jika itu guru Bahasa, pasti lah kita juga menerapkan proofreading kepada peserta didik kita tanpa kita sadari itu sudah kita lakukan sama seperti malam ini kita mengetahui apa dan bagaimana serta fungsi dari proofreading ini, semoga bermanfaat.

Resume ke-13.
Widy Kaneko Putro, S.Pd.
SMP Negeri 194 Jakarta
Gelombang 21.

Minggu, 31 Oktober 2021

Program Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu.


Materi ke-12.

PROGRAM MENULIS BUKU MAYOR DALAM DUA MINGGU
( Narsum : Prof. R Eko Indrajit )

Moderator : Aam Nurhasanah. S.Pd.
Jum'at, 29 Oktober 2021.

Assalamu'alaikum, salam sejahtera dan bahagia, serta selalu dalam lindungan Allah, Tuhan YME bersama keluarga tercinta dirumah.
 Prof. R. Eko Indrajit, saya panggil ayah Ekoji.
https://youtube.com/shorts/JIahtF4Q19E?feature=share, adalah link youtube Cara memilih Judul Buku dari Sesi Ekoji Channel.

berikut link profil ayah Ekoji ;

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit

WA  dari ayah Ekoji.
 Pada saat itulah saya jelaskan caranya. Berikut adalah tahap-tahap yang saya minta mereka untuk melaksanakannya dalam dua minggu.

 Pertama, saya meminta mereka untuk singgah ke Youtubbe saya yaitu EKOJI CHANNEL dan melihat video-video tentang pembelajaran yang saya tampilkan di sana. (ngomong-ngomong silahkan anda visit sekarang, dan SUBSCRIBE ya... hehehe)

 Kedua, saya meminta mereka memilih satu video yang menarik perhatian mereka karena kontennya.

Ketiga, selama seminggu, saya meminta mereka untuk MENULISKAN APA YANG SAYA UTARAKAN di dalam video - baik secara verbatim (sebagaimana tersampaikan) maupun dengan menggunakan bahasa yang disusun sendiri.

Keempat, setelah melihat hasilnya, saya mengajak membuat Table of Contents atau daftar isi yang kira-kira sesuai dengan apa yang saya sampaikan (kebanyakan urutannya sudah saya sampaikan di video, jadi lebih mudah).

 Kelima, saya minta mereka mencari sumber lain di internet mengenai konten atau topik serupa dan menuliskannya kembali dengan kata-kata sendiri untuk memperkaya tulisan yang telah dibuat.

Keenam, tulisan yang sudah jadi tersebut (rata-rata 100 halaman lebih dalam format kertas A5) saya serahkan ke Penerbit ANDI untuk dilihat kemungkinan diterbitkannya.

Ketujuh, Penerbit ANDI melakukan telaah/kurasi, dan menetapkan bahwa sebagian besar tulisan tersebut dapat diterbitkan, sementara beberapa tulisan perlu mendapatkan revisi minor mapuun major.

Kedalapan, simsalabim, terbitlah buku-buku tulisan guru-guru yang hebat tersebut, dimana mereka menjadi penulis pertama, dan saya penulis keduanya. Impian menjadi kenyataan. Guru-guru yang tidak pernah bermimpi akan menjadi penulis dengan buku yang diterbitkan menjadi kenyataan. Dan sekarang sudah sampai pada enam gelombang....

Sepertinya itulah langkah langkah yang disampaikan oleh ayah Ekoji, untuk menjadi Penulis Mayor.
 Berikut link informasi yang berguna bagi saya dan teman teman atau my readers, silahkan di klik.

https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2020/11/writing-preneurship-menulis-buku-yang.html

https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2020/11/book-marketing-strategy.html

Kedua link tersebut diatas merupakan karya Bunda Aam Nurhasanah S.Pd.
dibawah ini ada link video bagaimana Bunda Aam Nurhasanah memberikan tips bagaimana mencari judul dan tema  yang layak diterbitkan
https://www.youtube.com/watch?v=17v72RUhZIY&t=981s

Link terakhir merupakan penutup resume yang saya buat, mengapa saya buat singkat, karena terbukti dan dirasakan oleh saya sendiri, menunda membuat resume saja kelabakan dan panik, bagaimana kalau kita menunda ide untuk menulis ? justru lebih banyak kerugian yang kita alami, jadi ini sebagai pelajaran untuk saya khususnya dan buat teman teman calon penulis untuk tidak pernah menunda untuk menulis.

Resume ke-12
Widy Kaneko Putro. S. Pd
SMP Negeri 194 Jakarta.

Kiat Menulis Cerita Fiksi


Materi ke-11, 27 Oktober 2021.
Kiat Menulis Cerita Fiksi
Narasumber :                                                        Sudomo, S.Pt
Moderator    : Dail Ma'ruf.

Assalamu'alaikum, selamat malam.
Mohon maaf  my friends and my readers, dua pertemuan ini saya ngga ngeblog karena ada tugas preparation supervisi akademik dan PTM yang harus saya siapkan dengan baik.
Semoga resume kali ini meski terlambat tidak mengurangi rasa ingin tahu teman and readers ngebaca tulisan saya .

kita mulai saja, let's star, materi kali ini temanya Kiat Menulis Cerita Fiksi, waah, semakin keren nih materi materi kedepan sepertinya, sudah semakin akan menjurus untuk membentuk kita yang mengikuti pelatihan ini menjadi penulis pemula tetapi kuat dasar dasar/pondasinya sebagai penulis. Meski kita bukan penulis berbakat, akan tetapi ini menjadikan kita sama memiliki kesempatan menjadi penulis mahir, tentunya yang memiliki bakat atau kita yang sedang belajar menulis tetap memiliki hal yang sama yaitu menulis dan menerbitkan buku sesuai genre kita, punya bakat tapi tidak berproses akan sia sia bakat yang kita miliki, semoga ini bisa menjadi pelajaran bahwa untuk mencapai kesuksesan membutuhkan proses, kerja keras, kemauan yang kuat, gigih pantang menyerah, jatuh bangun, serta doa, barulah kesuksesan akan kita raih.

Ayah Sudomo sebagai narasumber berasal dari Lombok Nusa Tenggara Barat. Moderator kita ayah Dail mendampingi perhelatan acara Kiat Menulis Cerita Fiksi. Mohon maaf saya belum bisa menampilkan biodata ayah Sudomo ( alumni BM Gel.16 ) yang menggunakan file jenis PDF.
Berawal dari passion untuk menulis fiksi tahun 2009, bergabung dengan komunitas menulis fiksi membuat ayah Sudomo jatuh cinta menulis fiksi.

" Mengapa kita harus menulis fiksi " ? jawabnya " banyak alasan untuk menulis fiksi "Banyak ragam jawaban dan alasan, namun ada yang terpenting terkait dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer/ ANBK. Salah satu komponen AKM/ANBK adalah L I T E R A S I , yaitu teks literasi fiksi. Dengan kemampuan menulis fiksi akan memudahkan para guru untuk membuat soal latihan AKM untuk muridnya. 

Membuat Cerita Fiksi
Hal hal yang terkait dalam penulisan fiksi yaitu :
  • Latar/setting
  • Tokoh
  • Peristiwa
  • Tema
  • Premis
  • Alur/plot dan
  • Sudut pandang.
tapi syarat bisa menulis fiksi adalah memiliki imajinasi, hal hal tersebut diatas sama halnya syarat menulis bentuk lainnya, seperti cerpen, ataupun novel, dan lain lain.
Penulis sudah terbiasa/memiliki kebiasaan mengembangkan imajinasi, mengembangkan imajinasi diperlukan kebiasaan banyak membaca buku fiksi yang ada dan kita juga dapat belajar tentang gaya penulisan. Cerita fiksi yang umum adalah Cerpen dan Novel.

Apa perbedaan Cerpen dan Novel ? 
Bentuk cerita fiksi kebanyakan perbedaannya terletak pada jumlah kata dan kompleksitas konflik cerita.
Cerpen biasanya hanya satu konflik, sementara Novel lebih rumit konfliknya.
Selain cerpen dan novel, ayah Momo menjelaskan ada fiksimini, flashfiction, pentigraf, novelet, novela.
Fiksimini merupakan fiksi singkat dengan beberapa kata, tapi merupakan cerita utuh 

Berikut langkah2 membuat fiksi versi ayah Momo :
  1. Tema ; 
  • ide pkok cerita
  • tipsnya : dekat dengan penukis, menarik perhatian penulis, bahan mudah diperoleh, dan ruang lingkup terbatas.
  • Cara menentukan tema ; Menyesuaikan dengan minat, mengangkat kehidupan nyata, berimajinasi, membaca dan mendengarkan curhat.
      2. Premis. 
Premis adalah ringkasan cerita dalam satu kalimat
  • Unsur-unsur premis ; karakter, tujuan tokoh. rintangan, halangan, dan resolusi.
  • Cara menulis Premis; tulis masing-masing pembentuknya, rangkai menjadi satu kalimat utuh.

     3. Alur/plot
Struktur rangkaian kejadian dalam cerita.
  • Macam-macam alur;  alur maju, alur mundur, alur campuran, alur flashback, dan alur kronologis.
  • Unsur-unsur alur/ plot ; pengenalan cerita, Awal konflik, menuju konflik, konflik memuncak/klimaks
  • Penyelesaian /ending ; unsur-unsur alur/plot tersebut urutannya dapat diubah tergantung pada jenis alur yang dipilih.
     4. Penokohan.
Penjelasan selangkah demi selangkah penjelasan detail karakter dalam cerita.
  • Macam-macam tokoh; protagonis, antagonis dan tritagonis.
  • Teknik penggambaran tokoh ; analitik, fisik dan perilaku tokoh, lingkungan tokoh, tata bahasa tokoh, dan penggambaran oleh tokoh lain.
     5. Latar / setting.
Penggambaran waktu, tempat, dan suasana terjadinya peristiwa-peristiwa dalam cerita.
Jenis-jenis latar ; latar waktu, latar tempat, latar suasana, latar sosial, latar material, dan latar integral. 

     6. Sudut pandang ;
Cara penulis menempatkan dirinya terhadap cerita yang diwujudkan dalam pandangan tokoh cerita;
  • Macam-macam sudut pandang; Orang pertama tunggal, orang pertama jamak, orang kedua, orang ketiga tunggal, orang ketiga jamak, dan campuran.
Lalu proses kreatif menulis cerita fiksi. ?
1. Niat ; memotivasi diri untuk memulai dan menyelesaikan tulisan.
2. Baca fiksi orang lain; sebagai upaya menemukan bahan belajar/referensi berupa ide, pemilihan kata, serta gaya dan teknik penulisan.
3. Ide dan genre ; segera catat saat ide mendadak muncul, menemukan ide dengan cara mengembangkan imajinasi, pemilihan genre disesuaikan dengan yang disukai dan dikuasai.
4 Outline ; Kerangka disusun berdasarkan unsur-unsur pembangun cerita fiksi ; menentukan tema agar pembaca mengerti lingkup cerita fiksi kita, membuat premis sesuai tema, menentukan uraian alur/ plot berdasarkanunsur-unsurnya ; menentukan penokohan kuat berdasarkan jenis dan teknik penggambaran watak tokoh dengan baik ; menentukan latar/setting dengan menunjukan sisi eksotis dan detail ; memilih sudut pandang penceritaan yang unik.
5. Menulis.
Membuka cerita dengan baik ( dialog, kutipan, kata unik, konflik ) ; melakukan pengenalan tokoh dan latar dengan baik dengan cara memaparkan secara jelas kepada pembacanya ; menguatkan sisi konflik internal dan eksternal tokoh ; menggunakan pertimbangan logis agar tidak cacat logika dan memperkuat imajinasi ; memilih susunan kalimat yang pendek dan jelas ; memperkuat tulisan dengan pemilihan kata ( diksi ) ; membuat ending yang baik.
6. Swasunting.
Dilakukan setelah selesai menulis ; jangan menulis sambil mengedit; memfokuskan penyuntingan pada kesalahan pengetikan, pemakaian kata baku; dan istilah, aturan penulisan, ejaan dan logika cerita ; usahakan menempatkan diri pada posisi sebagi penyunting agar tega menyunting tulisan sendiri ; jangan lupa menyiapkan Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia ( PUEBI ).

Demikianlah alur dan proses pembuatan fiksi, cerpen dan novel, mudah-mudahan resume yang singkat ini menambah pengetahuan dan menjadikan kita penulis yang benar-benar professional.

Resume ke-11
Widy Kaneko Putro. S.Pd.
SMP Negeri 194 Jakarta.


Selasa, 26 Oktober 2021

Menulis Itu Mudah


                                                     PELATIHAN MENULIS Di BLOG   PGRI
MENULIS ITU MUDAH
( Dr. Ngainun Naim)
Narasumber

Pertemuan ke-10
Senin, 25 Oktober 2021
Materi                : Menulis Itu Mudah
Narasumber       : Dr. Ngainun Naim
Moderator          : Aam Nurhasanah, S. Pd

Senin, 25 Oktober 2021 Masehi, 18 Rabiul Awal 1443 Hijriyah. Merupakan pertemuan ke-10, yang artinya 10 pertemuan kedepan adalah syarat untuk menerbitkan buku hasil resume kita. Tetap semangat teman teman, semoga kita dapat mewujudkan buku solo.
Narasumber kita adalah seorang dosen dan doktor di IAIN Tulungagung Jawa Timur.memiliki Komunitas Sahabat Pena Kita ( SPK )  
Mohon maaf CV ayah Ngainun tidak bisa saya sisipkan ke dalam blog ini, karena berbentuk docx., kita lanjutkan. 
Menurut ayah, " Menulis itu jika sudah menjadi budaya akan luar biasa ". Kemudian ayah menanyakan kepada kita disini, apa betul menulis itu mudah ? "  jawabnya sederhana ;

" Mudah " , tapi dengan catatan bagi yang sudah bisa !".

 " Mindset " pikiran bahwa Menulis Itu Mudah, jika masih susah, setidaknya masih menjadi motivasi dan optimis menuis itu mudah "

Ciptakan pikiran kita bahwa menulis itu merupakan keterampilan SEKOLAH DASAR, artinya menulis itu ngga perlu pendidikan tinggi.

Menulis itu harus dimulai dari keyakinan, minat dan ada kemauan berlatih yang akan menjadi kunci kesuksesan dalam menulis.
Ayah memberikan catatan sederhana tentang Tipe dan Kuadran menulis, ini link nya dibawah !
https://www.spirit-literasi.id/2021/10/tipe-dan-kuadran-menulis.html

Kunci menulis yang ketiga :
B A N Y A K  M E M B A C A ! syarat wajib untuk menulis yang baik. Bacalah sekurang-kurangnya 10-15 menit,  sehari minimal 10 halaman.

Kunci menulis yang keempat ;
" Meluangkan waktu bukan menunggu waktu luang " 

Kunci kelima ;
" Rajin mengamati, mencatat, dan mengolah menjadi tulisan.

Jika sudah konsisten menulis, kualitas akan mengikuti.

Kunci keenam menulis ;
" Belajar menulis kepada penulis " belajar pada yang sudah memiliki pengalaman menulis.

Selanjutnya sesi tanya jawab, tapi tidak saya resume.

Ayah Ngainun Naim memberikan link buku yang ditulisnya, sebagai berikut.
-    https://www.spirit-literasi.id/2020/10/membaca-bergizi.html
-    https://www.spirit-literasi.id/2021/09/literasi-sebagai-pilihan-hidup.html
-    https://www.spirit-literasi.id/2021/07/menulis-dan-makluk-aneh.html
-    https://bundabisma.blogspot.com/2021/10/tips-menulis-mudah.html

Intinya kita jadikan menulis sebagai budaya kita, banyak membaca, rajin mengamati-mencatat-mengolah menjadi tulisan, minat dan kemauan, meluangkan waktu menulis bukan menunggu waktu luang untuk menulis, banyak belajar kepada penulis yang sudah berpengalaman.

" We think the best, we feel the best, we do the best, go action !
Say no to writers block "

Demikianlah, semoga tulisan ini bermanfaat, silahkan kirim bunga krisannya pada kolom komentar, semoga apa yang kita usahakan tidak membohongi hasil.
Salam Blogger Indonesia !!!!


Resume ke-10
Widy Kaneko Putro. S. Pd
SMP Negeri 194 Jakarta
Gelombang 21



 

Jumat, 22 Oktober 2021

IDE MENULIS BAGI GURU


 
Ide Menulis Bagi Guru
( Narasumber : Wijaya Kusumah, M.Pd )
Blogger Indonesia
Judul Materi : Ide Menulis Bagi Guru.
Narasumber  : Wijaya Kusumah, M.Pd
Moderator     : Rosminiyati
Hari/Tanggal : Jum'at, 22 Oktober 2021
Pertemuan ke- 9

Biodata Ayah Wijaya Kusumah, M.Pd.
https://wijayalabs.com/about

Sebenarnya "Ide" menulis bagi seorang Guru banyak sekali, bisa berasal dari diri sendiri atau bisa dari orang lain. Dari kisah nyata sehari hari, pengalaman, kita bisa menuliskannya di berbagai blog yang kita kelola dengan baik.
Kita bisa menulis antologi, yaitu menulis secara keroyokan dengan tema yang sama, tapi yang paling enak di blog pribadi.
Ayah juga menyarankan kita bisa menulis di website, spt website ini https://gurupenggerakindonesia.com/  yang menurut ayah sudah semakin banyak penulisnya.

Ayah menuturkan bagaimana kita memulainya :
  • Mulailah dengan 3 alinea ; alinea pembuka, isi dan penutup.
  • Kembangkan dengan 5W + H inilah belajar secara mandiri.
Ayah menuliskan pengalamannya sewaktu mengurus SIM A nya yang harus diperpanjang. Ayah menulis di     http://kompasiana.com/wijayalabs, kemudian ayah mengcopas ke blog pribadinya alinea pertama   https://wijayalabs.com/, kemudian ayah menyalin lagi ke  http://blogger.com/ kemudian ayah copas lagi ke   https://gurupenggerakindonesia.com/ barulah dicopas ke website  https://terbitkanbukugratis.id/.

Menurut ayah yang dikatakan diatas bahwa itu Alinea pertama yang dikembangkan, dan belum masuk pada alinea kedua dan ketiga, jadi menulis saja dulu di alinea pertama, maka ide menulis akan datang kemudian, cara tersebut dikembangkan ayah Jay dalam mengembangkan ide menulis. Pada saat alinea selanjutnya biasanya penulis pemula suka bingung, mau melanjutkan kemana, kita bisa mencarinya di Youtube.com, lalu ketika pengalaman memperpanjang sim , maka hasilnya bisa dilihat di youtube.
inilah hasilnya di youtube.
setelah itu video diatas kita masukkan ke dalam blog di  https://youtu.be/bwioHU_AOHU, kemudian di kompasiana   http://kompasiana.com/wijayalabs, ayah copas video lagi ke blog  https://wijayalabs.com/, dicopas lagi video ke website  https://gurupenggerakindonesia.com/ dan juga ke   http://terbitkanbukugratis.id/  

Kemudian untuk melanjutkan alinea kedua dan penutup, kita tinggal menuliskan pengalaman yang dilakukan, bahwa ternyata memperpanjang SIM  sangatlah mudah dan murah dalam hitungan jam, murah karena kita ikuti alur /proses memperpanjang SIM sesuai alur yang telah ditetapkan dengan tidak mempergunakan calo, dan penutup memberikan pesan bahwa sebaiknya kita menghindari calo untuk mengurus perpanjangan SIM atau surat surat penting lainnya.
berikut link ayah Jay mengenai " Pengalaman Memperpanjang SIM A ", salah satu link nya berikut ini
https://www.kompasiana.com/wijayalabs/6172b87b06310e2bbc121cf4/pengalaman-memperpanjang-sim-di-polres-bekasi
dan website
https://www.gurupenggerakindonesia.com/pengalaman-memperpanjang-sim-a-di-polres-kota-bekasi/

Demikianlah resume ke-9 ini saya buat, dengan kesimpulan bahwa " Ide Menulis Bagi Guru " bisa didapatkan dari kehidupan kita sehari hari, pengalaman dan dari orang lain, mulailah dengan membuat 3 Alinea, pembuka, isi dan penutup, kemudian dikembangkan dengan rumus formula 5W+H "
Untuk menambah wawasan dan pengalaman kita sering lebih banyak membaca dan berselancar ke blog rekan kita atau mengelola blog blog yang ada.
Salam Blogger Indonesia, majulah Literasi Indonesia, bersama kita bergerak dan menggerakkan Pendidikan Indonesia yang lebih baik di era Digital.

Resume ke-9
Widy Kaneko Putro.S.Pd
SMP Negeri 194 Jakarta.


Rabu, 20 Oktober 2021

KOMITMEN MENULIS Di BLOG


 

KOMITMEN MENULIS Di BLOG


Narasumber        : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si

Moderator          :  Aam Nurhasanah, S.Pd.

Materi pertemuan ke-8

Rabu, 20 Oktober 2021.

Profil Narasumber.

https://trainerkita.wordpress.com/about/, silahkan diklik untuk mengetahui profil Narasumber yang hebat ini.

Saya memulai resume langsung saja pada kegiatan yang berlangsung, karena saya sudah terlambat masuk jam, karena ganggunan sinyal/jaringan. Saya mulai dari pertanyaan peserta atau teman kita Ibu Muryani dari Mempawah Kalbar, beliau bertanya "kapan blog ini dipublikasikan dan apa keistimewaannya sehingga masih eksis dan membuat orang ramai mengikutinya "?

Menurut ayah Dedi berdasarkan voice note WA.

" Blog mulai dikenal di dunia berawal di Amerika sejak tahun1994, intinya Blog itu seperti jurnal atau catatan harian seseorang yang diupload melalui internet dan bisa dibaca orang sedunia. Agar blog kita menarik itu sama berinteraksi sesama manuasi di dunia nyata, orang orang yang mnarik adalah orang orang yang memiliki kepribadian khusus, dan bisa memberi manfaat untuk orang lain, siapapun yang mengenalnya, jadi blog seseorang itu menarik dan bisa dikunjungi orang lain kalau blog itu mengandung sesuatu yang orang lain butuh dan perlu ."

Materi malam ini tidak spesifik dan menggunakan PPT seperti narasumber sebelumnya, ayah Dedi hanya memberikan jawaban atas pertanyaan yang disampaikan, dan banyak link yang diberikan untuk menjawab atas segala pertanyaan dari rekan rekanita di grup menulis di blog ini.

Ayah Dedi menuliskan bahwa komitmen menulis ngeblog itu gampang, posting aja terus, ga usah pikirin kwalitas...itu akan otomatis terbentuk sesuai perjalanan waktu. 

Ayah Dedi juga menyampaikan jawaban atas pertanyaan peserta, motto yang ayah Dedi jalankan, ayah Dedi menuliskan bahwa ia hanya memanfaatkan waktu dan berusaha memberi manfaat buat banyak orang.

Pertanyaan bunda Shima yang menanyakan Kiat - kiat  yang harus dilakukan agar kita tetap konsisten menulis di blog ? Ayah Dedi menjawab di voice note bahwa tuliskan saja apa yang akan kita tulis tanpa harus memikirkan apakah tulisan kita yang bagus atau ttidak, mau dibaca orang atau tidak, tidak perlu diedit, tuliskan saya biasanya menulis saat menunggu istri yang sedang belanja di supermarket, atau menunggu anak pulabg sekolah, saat itu waktu produktif, Saya membuat posting yang dijadwalkan, dan akan dipostingkan sesuai jadwal sementara pada sat itu kita sedang tidak menulis, misalkan saya membuat postingan untuk 15 hari kedepan terjadwal, maka  15 hari kedepan kita tidak lagi menulis, demikian seterusnya, dan kita tidak bisa mengatur pembaca/netizen untuk membaca blog kita, jadi tidak perlu membuat tips menarik pembaca/netizen, selama tulisan kita mengandung sesuatu yang dibutuhkan dan diperlukan selama itupula blog kita akan senantiasa dibaca atau dikunjungi.

Sepertinya resume saya cukupkan, pada intinya Komitmen Menulis Di Blog yaitu :

  • Tuliskan apa yang kita mau tulis tanpa memikirkan kwalitas, mau dibaca atau tidak biarkan mengalir seiring waktu, tulisan kita akan dibaca.
  • Blog itu akan menarik pembaca/netizen jika apa yang kita tulis di blog jika isinya sangat dibutuhkan atau diperlukan oleh yang membacanya.
  • Memanfaatkan waktu saat menulis, atau luangkan waktu 30 menit menulis seperti yang bunda Aam Nurhasanah, menjadikan passion, kemudian tulisan kita banyak memberikan manfaat bagi orang banyak.

Demikianlah resume yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat buat saya sendiri selaku pelajar yang Belajar Menulis di Blog dan teman teman yang sudi mlipir ke blog saya, saya harapkan bunga krisannya selalu, aaminn.

Resume ke-8

Widy Kaneko Putro, S.Pd

SMP Negeri 194 Jakarta

Gelombang 21.




Senin, 18 Oktober 2021

MENGATASI WRITER'S BLOCK



Materi                 : Mengatasi Writer's Block

Nara sumber      : Ditta Widya Utami, S.Pd, Gr

Moderator          : Maesaroh.

Hari dan Tanggal : Senin, 18 Oktober 2021

Waktu                  :  pkl. 19.00 Wib.

Mengawali kegiatan malam ini Bunda Ditta memberikan 3 suku kata, Hujan, Pagi, Hantu, saya akan coba buat :

Hujan dimalam minggu
Paginya Hari minggu
Istriku bangun dari tidurnya
wajah kusut rambut acak acakan seperti hantu

Tema pelatihan Menulis di Blog kali ini adalah " Mengatasi Witer's Block "

Berikut Link Profil Bunda Ditta

https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html

Berikut merupakan tanda-tanda apa yang dimaksud dengan Writer's Block yaitu :
  • Malu
  • Takut tidak sesuai kaidah
  • Takut dibandingkan dengan hasil orang lain
Menurut wikipedia :

" Writer's Block  ( WB ) sebagai keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya."

Keadaan ini bukan hanya dialami oleh penulis pemula, tapi juga penulis yang sudah profesional sekalipun.
WB juga kerap terjadi bukan hanya penulis buku saja, Blogger, mahasiswa sedang menyusun  tugas akhir, penulis naskah film, sinetron ( screen writer ), penulis teks untuk pembaca berita ( script writer ), dll.
Berdasarkan penelitian dari Yale Psychologists pada tahun 1970 -1980 an , yang saat ini ditinjau kembali oleh New Yorker, bahwa hal ini bisa diatasi.

Bunda Ditta menuliskan  kesimpulan dari beberapa penyebab WB, yaitu :

  • Mencoba metode/topik dalam menulis
  • Stress
  • Lelah fisik/mental
  • Terlalu Perfeksionis
solusinya :

  • Jika terbiasa menulis cerpen kemudian mencoba menulis KTI, pelajari terlebih dahulu metode tersebut.
  • Jika terkait tema kita bisa jeda dan menambah referensi bacaan terkait tema yang kita buat untuk menambah wawasan dan kosakata
  • Ketika terkena stress akibat memikirkan diksi, sudah sesuai KBBI, atau orang suka ngga ya dengan tulisan kita, " ingat !!! " bahwa tidak semua orang suka dengan kita, tapi yakinlah bahwa apa yang kita tulis bermanfaat buat diri kita sendiri, apalagi bermanfaat buat orang banyak, inilah terapi psikologi kita jika stress menulis. 
  • Jika kita lelah fisik dan mental, tariklah nafas dan kita perlu rehat, ngopi, atau jalan-jalan ke Taman dekat rumah, melihat anak anak bermain dengan gembira, dengar suara burung berkicau, mudah2an memberi kesegaran dan kekuatanprima untuk melanjutkan menulis.
  • Jangan terlalu berharap sempurna atas tulisan kita atau berharap orang banyak membaca buku kita, atau buku kita jadi the best seller, target yang kita buat untuk menghindari WB adalah berjalan apa adanya, jika kita sungguh menulis dengan baik dan bekerja keras dan tidak pernah WB maka kita akan mencapai target yang kita inginkan, karena usaha tidak membohongi hasil.
Silahkan diklik tautan berikut ini yang berisikan menulis bebas perembahan Bunda Ditta

https://dittawidyautami.blogspot.com/2021/07/saat-mulut-bekerja-lebih-cepat-daripada.html.

Ada pertanyaan berapa lama WB akan dialami penulis.
Jawaban Bunda Ditta " tergantung  seberapa cepat penulis mampu mengatasi kondisi WB tersebut "

Demikianlah resume ini saya buat, dan hikamh yang bisa saya ambil adalah :

" Untuk menjadi sukses perlu proses, dalam proses itu ada ujian dan rintangan, kuatkan doa, ikhtiar dan usaha, insya allah akan tercapai tujuan kita "

Salam Goresan Pena !

Widy Kaneko Putro. S.Pd
SMP Negeri 194 Jakarta.
Resume ke-7

Yuk Cegah Cyber Bullying

Pertemuan ke-4 Pelatihan Guru Motivator Literasi Digital Grup 6 ( GMLD6 ). Senin, 8 November 2021. Materi                         : Yuk Cega...